11 comments on “Anak, Aset Peradaban Tak Tergantikan

  1. Assalamu’alaikum
    sangat setuju pak.🙂
    sempat kepikiran dalam benak saya, upaya pemerintah menggalakkan 2 anak cukup ini adalah “titipan” mereka yang tidak ingin melihat kejayaan peradaban islam bangkit kembali.

    • Wa’alikumussalam wrwb, semoga kita termasuk orang yang bisa mempersiapkan generasi yang sholih dan sholihah, kalaupun toh Allah memberikan 2 anak pada kita, itu adalah generasi yang betul-betul kita siapkan untuk kebaikan umat ini….🙂

  2. Sudut pandang orang memang berbeda Om Fahry.🙂
    Jika diamati untuk sekarang, memang slogan pemerintah yang mengajurkan 2 anak cukup perlu di canangkan.

    era 60/70an, memang pada era tersebut makanan dan biaya hidup masih terjangkau [mungkin] jadi orang tua merencanakan punya banyak anak.:)

    terus sekarang?
    Biaya hidup, sekolah, makan dan lain sebagainya sudah tidak bisa dikompromi dan semakin tinggi saja.🙂

    Jadi, sesuaikan dengan kemampuan masing-masing.🙂
    Punya banyak atau sedikit. . .🙂

    • sek-sek alon-alon, mbok yo sabar disek tho, iya betul apa yang disampaikan Idah, sebagai orangtua saya juga merasakan bagaimana beratnya biaya pendidikan di jaman sekarang, tapi yang harus kita tekankan adalah bagaimana kita mendidik anak kita agar menjadi generasi yang sholih dan sholihah, (tanpa alay tentunya :)) berapapun yang diamanahkan Allah kepada kita… jadi, sedikit ya baik banyak juga lebih baik …sebagaimana yang disabdakan Rasulullah SAW

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s